Dua dari Lima Penduduk Indonesia Terkena Osteoporosis
Sumber: "http://id.news.yahoo.com/antr/20101024/tls-dua-dari-lima-penduduk-indonesia-ter-e850fa7.html"
Jakarta (ANTARA)- Sedikitnya dua dari lima orang di Indonesia berisiko terkena osteoporosis terutama kaum wanita akibat kekurangan 50 persen kalsium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang.
Jakarta (ANTARA)- Sedikitnya dua dari lima orang di Indonesia berisiko terkena osteoporosis terutama kaum wanita akibat kekurangan 50 persen kalsium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang."Tingginya risiko terkena osteoporosis karena masyarakat masih belum menyadari pentingnya berolah raga setiap hari untuk menjaga kesehatannya terutama dalam memompa kandungan kalsium ditulang belakang, " kata Direktur Marketing Fonterra Brands Indonesia (Anlene), Heru Kuntjoro usai melepas 20.000 peserta dan 20 ribu balon pada gebyar Hari Osteoporosis Nasional 2010 di Jakarta, Minggu.
Menurut Heru Kuntjoro, osteoporosis merupakan masalah yang sangat serius di Indonesia, karena setiap orang memiliki risiko terkena penyakit ini .
Karena itu, produsen susu Anlene sejak awal berperan aktif memberikan dukungan dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang osteoporosis dan pencegahannya, katanya.
Selaku mitra strategis dari International Osteoporosis Foundation (IOF), dan Kementerian kesehatan, lanjut dia , Fonterra Brand Indonesia turut aktif dalam pencanangan Hari Osteoporosis Nasional oleh menteri kesehatan yang dilaksanakan sejak 2002.
Fonterra Brand, menurut dia telah melakukan edukasi serta mengubah pola hidup masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat demi mencegah terjadinya osteoporosis.
"Kami juga telah melakukan kampanye pemeriksaan kepadatan tulang dan bekerja sama dengan Pustlitbang Gizi Kementerian Kesehatan untuk mengolah data prevalensi osteoporosis di Indonesia serta berbagai kegiatan seminar edukatif," ucapnya.
Nutritionis and Senior Health Research Manager Fonterra Brand Joanne Todd mengatakan, Fonterra telah melakukan berbagai kegiatan penanggulangan osteoporosis di berbagai negara di dunia. Peserta di Indonesia adalah yang paling banyak dalam kegiatan tersebut.
"Kami bangga respon masyarakat sangat besar terhadap pencegahan dan keselamatan terhadap gejala osteoporosis," ucapnya.
Menurut dia, perusahaan induk (Fonterra Cooperative Group Ltd) yang merupakan produsen susu dan produk turunannya yang terbesar di dunia telah melakukan penelitian dan pengembangan kesehatan tulang yang telah menghabiskan dana 54 juta dolar AS.
Sejak 2005, jutaan orang di Asia mendapat manfaat dari pemeriksaan kesehatan tulang gratis dari Anlene yang mengukur kepadatan massa tulang dan memberikan indikasi kerentaan individu terhadap kemungkinan Osteoporosis, tambah Joanne.
Osteoporosis
Sumber: http://health.kompas.com/direktori/yourbody/39/Osteoporosis#detail"
DEFINISIOsteoporosis adalah pengeroposan tulang yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Hal ini pada umumnya disebabkan karena kekurangan kalsium dan mineral lain di dalam tulang.
Dampak yang biasa terjadi akibat Osteoporosis adalah patah tulang yang umumnya terjadi pada tulang belakang, panggul atau pergelangan. Meskipun umumnya terjadi pada wanita, laki-laki juga dapat terkena osteoporosis.
GEJALAPada tahap awal, anda biasanya tidak akan merasakan nyeri atau gejala lainnya. Tetapi ketika tulang telah melemah dan keropos anda dapat mengalami tanda dan gejala antara lain :
Penyebab & Faktor RisikoPenyebab
Dokter belum sepenuhnya paham apa yang menjadi penyebab osteoporosis. Pada kondisi normal tulang secara berkelanjutan mengalami pergantian di mana tulang baru terbentuk menggantikan tulang yang mati.
Ketika anda berusia muda, pertumbuhan tulang lebih cepat daripada tulang yang mati. Puncak pertumbuhan tulang ini terjadi pada sekitar usia 30 tahun. Setelah itu, pertumbuhan tulang menjadi lebih lambat daripada matinya tulang. Kekuatan tulang didasarkan pada ukuran dan ketebalan tulang. Ketebalan tulang diperoleh dari kalsium, fosfor dan mineral lain.
Faktor lain yang juga memengaruhi adalah kadar hormon. Pada wanita, ketika hormon estrogen menurun saat masa menopause, tulang kehilangan massa-nya secara drastis. Pada laki-laki, rendahnya hormon estrogen dan testosteron juga dapat menyebabkan massa tulang menurun.
Faktor risiko
Beberapa faktor risiko osteoporosis adalah:
Pencegahan
Ada tiga faktor penting untuk menjaga kesehatan tulang, antara lain:
DEFINISIOsteoporosis adalah pengeroposan tulang yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Hal ini pada umumnya disebabkan karena kekurangan kalsium dan mineral lain di dalam tulang.Dampak yang biasa terjadi akibat Osteoporosis adalah patah tulang yang umumnya terjadi pada tulang belakang, panggul atau pergelangan. Meskipun umumnya terjadi pada wanita, laki-laki juga dapat terkena osteoporosis.
GEJALAPada tahap awal, anda biasanya tidak akan merasakan nyeri atau gejala lainnya. Tetapi ketika tulang telah melemah dan keropos anda dapat mengalami tanda dan gejala antara lain :
- Nyeri punggung
- Hilang tinggi badan
- Badan membungkuk
- Tulang mudah patah
Penyebab & Faktor RisikoPenyebab
Dokter belum sepenuhnya paham apa yang menjadi penyebab osteoporosis. Pada kondisi normal tulang secara berkelanjutan mengalami pergantian di mana tulang baru terbentuk menggantikan tulang yang mati.
Ketika anda berusia muda, pertumbuhan tulang lebih cepat daripada tulang yang mati. Puncak pertumbuhan tulang ini terjadi pada sekitar usia 30 tahun. Setelah itu, pertumbuhan tulang menjadi lebih lambat daripada matinya tulang. Kekuatan tulang didasarkan pada ukuran dan ketebalan tulang. Ketebalan tulang diperoleh dari kalsium, fosfor dan mineral lain.
Faktor lain yang juga memengaruhi adalah kadar hormon. Pada wanita, ketika hormon estrogen menurun saat masa menopause, tulang kehilangan massa-nya secara drastis. Pada laki-laki, rendahnya hormon estrogen dan testosteron juga dapat menyebabkan massa tulang menurun.
Faktor risiko
Beberapa faktor risiko osteoporosis adalah:
- Rendah kalsium
- Mengkonsumsi tembakau
- Anoreksia dan bulimia
- Gaya hidup tidak aktif
- Konsumsi alkohol secara berlebihan
- Obat kortikosteroid dalam jangka waktu lama
- Penggunaan obat-obatan lain
- Wanita lebih umum menderita osteoporosis
- Orang tua juga memiliki kecenderungan osteoporosis
- Faktor keturunan
- Hormon tiroid yang berlebihan
- Mereka yang memiliki badan mungil
- Kondisi medis dan prosedur medis yang mempengaruhi kesehatan tulang
Pencegahan
Ada tiga faktor penting untuk menjaga kesehatan tulang, antara lain:
- Cukupi asupan kalsium yang dapat ditemukan pada susu, kacang almond, brokoli, bayam, kubis, ikan salmon kalengan dengan tulangnya, ikan sarden dan kacang-kacangan dan produknya seperti tahu.
- Cukupi asupan vitamin D yang dapat ditemukan pada minyak ikan tuna dan sarden serta kuning telur. Akan tetapi, sebaiknya menggunakan suplemen vitamin D untuk memenuhi kebutuhan vitamin D.
- Berolahraga secara teratur
Propolis, Tulang Belakang Retak, Darah Tinggi, Osteoporosis
Sumber: 'http://www.trubus-online.co.id/trindo3/index.php?option=com_content&view=article&id=2079:cara-bugar-warisan-leluhur&catid=83:fokus&Itemid=460'
Terpeleset di halaman rumah berdampak besar pada Ir Ambinari MSc. Tulang belakang perempuan 50 tahun itu retak sebagaimana tampak pada hasil foto rontgen. Ia menolak saran dokter yang akan menanam pin untuk memperkuat dan menyatukan tulang. 'Teman saya yang dipasang pin kerap merasa ngilu,' dalih Ambinari yang mengidap osteoporosis.
Ambinari memilih jalan penyembuhan dengan madu. Setiap hari ia mengkonsumsi sepertiga sendok madu 3 kali sehari. Hasilnya luar biasa. Enam bulan kemudian ia memeriksakan ke dokter, tulangnya menyatu kembali. Susiana juga merasakan khasiat madu. Tekanan darah perempuan 42 tahun itu amat rendah 80/65 mmHg-kadar normal 110/90 mmHg. Ia hanya bisa berbaring seharian karena kepala pusing. Begitulah penyakit darah rendah yang 20 tahun terakhir menghinggapi Susiana.
Susiana berharap kesembuhan dengan mengkonsumsi obat resep dokter. 'Hari ini minum obat, pusingnya baru hilang 3-4 hari kemudian,' kata perempuan kelahiran Madiun 19 Juli 1967 itu. Pada Agustus 2008, Susiana mengkonsumsi 1 sendok propolis-madu 5 kali sehari dengan interval 3 jam. Tiga hari kemudian ia memeriksakan diri ke dokter. Hasilnya sungguh menakjubkan, tekanan darah Susiana normal: 110/90 mmHg.
Komposisi lengkap
Mengapa madu membantu mengatasi osteoporosis? Pasien osteoporosis biasanya kekurangan kalsium. Menurut dr Robert Hatibie, ahli gizi di Jakarta, kalsium madu memperbaiki peristaltik di usus dan lambung sehingga penyerapan kalsium berjalan baik. Konsumsi madu juga menstabilkan tekanan darah. 'Madu mengandung ribuan zat gizi yang sifatnya mudah diserap tubuh,' kata dr Robert Hatibie. Makanya madu menjadi salah satu sumber energi tercepat mirip VCO.
Khasiat madu dan propolis terbukti sejak 2.000 tahun silam. Riset-riset terbaru mendukung ini. Kadar glukosa madu relatif rendah seperti hasil penelitian K. Ratnayani dari Jurusan Kimia Universitas Udayana, Denpasar. Kadar glukosa madu randu 27,13%; madu lengkeng, 28,09%. Bandingkan dengan kadar glukosa gula yang mencapai 80%. Artinya, madu relatif aman bagi penderita diabetes mellitus. Riset terbaru menunjukkan bahwa madu juga bersifat antibakteri. Penelitiannya dilakukan Thomas Henle dari Institut Kimia Pangan, Universitas Teknik Dresden, Jerman.
Sifat antibakteri madu berkat senyawa methilglioksal (MGO). 'Makin tinggi kandungan MGO pada madu, makin tinggi pula aktivitasnya melawan bakteri,' kata Kerry Paul, Presiden direktur Madu Manuka Selandia Baru, kepada Trubus. Uji praklinis madu manuka mengenyahkan bakteri Escherichia coli penyebab diare dan bakteri Staphylococcus aureus penyebab intoksitasi atau keracunan dan berbagai infeksi seperti jerawat, bisul, serta pneumonia.
Bisnis kepercayaan
Beragam produk madu-propolis kini beredar di pasaran. 'Ada sekitar 200 merek madu. Paling banyak produksi yang mengandalkan alam,' kata Bambang Sukartiko, ketua Asosiasi Perlebahan Indonesia.
Bermula dari sarang lebah asal Australia yang diterima pada 1974, lebah mulai diternak. Lebah-lebah itu diternakkan Bambang pada 20 kotak berukuran 40 cm x 45 cm x 25 cm yang menghasikan 20 kg madu. Kini, produksinya mencapai 20 ton madu setahun dari 300 kotak miliknya. 'Jumlah itu masih kurang dibandingkan permintaan Madu Apiari yang mencapai 100 ton madu per tahun,' kata Bambang.
Seiring kebutuhan meningkat, pemalsuan madu pun tinggi. Menurut Bambang hampir 80% dari produk madu yang beredar saat ini bukan madu asli alias diencerkan.
'Madu yang kami produksi sesuai standar nasional,' kata Budi Santoso, produsen Ratu Madu di Bekasi, Jawa Barat. Madu asli biasanya memiliki kadar air sangat rendah. Hal itu mudah dideteksi dengan menumpahkannya secara lurus ke dalam air. Jika madu mudah menyebar artinya kadar air tinggi atau sudah diencerkan.
Cahya Yudi Widianto, produsen madu di Madiun, Jawa Timur, mengembangkan produk madu-propolis yang terbukti efektif menggempur penyakit seperti anemia, demam berdarah, dan kanker di laboratorium Universitas Gajah Mada. 'Bisnis madu adalah bisnis kepercayaan. Dengan pengujian di laboratorium, masyarakat jadi lebih percaya madu bukan cuma menyehatkan tapi juga menyembuhkan penyakit,' kata Cahya.
Berpadu
Cahya tidak hanya mengandalkan madu, tetapi juga menyertakan beberapa produk sampingan lebah seperti royal jeli, propolis, dan serbuk sari lebah untuk pengobatan. Royal jeli atau susu lebah berwarna putih kental dihasilkan kelenjar hipofaringeal lebah perawat.
Kandungan utama royal jeli berupa protein 45%, lemak 13%, gula 20%, aneka garam mineral, dan aneka vitamin (B-kompleks dan E). Selain itu royal jeli juga mengandung hormon gonadotropin, penstimulir organ reproduksi ratu dan pemasakan telur. 'Royal jeli berkhasiat awet muda dan mempermudah mendapatkan keturunan,' kata Bambang.
Sedangkan polen lebah terbentuk dari serbuk sari bunga terpilih yang dikumpulkan lebah pekerja sebagai makanan. 'Konsumsi serbuk sari bunga meningkatkan energi dalam tubuh,' kata Iin Dharmadi dari PT Harmoni Dinamik Indonesia, distributor madu impor. Sedangkan propolis berasal dari getah kulit tanaman yang dikumpulkan lebah perawat dan kemudian dicampur dengan lilin dan air liur lebah.
Propolis melapisi pintu masuk sarang lebah yang berfungsi mensterilkan setiap lebah yang masuk. Propolis kaya antioksidan. Jumlah antioksidan propolis mencapai 9.674 atau 403 kali lebih banyak dibandingkan jeruk dan total fenol 135,68 atau 320 kali dibandingkan apel merah.
Menurut Bambang komposisi ketiga produk perlebahan itu berbeda-beda sehingga fungsinya berlainan. Namun, bukan tak mungkin ketiganya disatukan. Perpaduan royal jeli, madu, dan propolis menjadi penyembuh bagi kanker payudara. Jika madu dikonsumsi rutin sebagai bahan pangan, bukan tak mungkin menjadi obat. Persis seperti kata Aristoteles: jadikan makanan sebagai obatmu. (Vina Fitriani/Peliput: Rosy Nur Apriyanti).
Terpeleset di halaman rumah berdampak besar pada Ir Ambinari MSc. Tulang belakang perempuan 50 tahun itu retak sebagaimana tampak pada hasil foto rontgen. Ia menolak saran dokter yang akan menanam pin untuk memperkuat dan menyatukan tulang. 'Teman saya yang dipasang pin kerap merasa ngilu,' dalih Ambinari yang mengidap osteoporosis.Ambinari memilih jalan penyembuhan dengan madu. Setiap hari ia mengkonsumsi sepertiga sendok madu 3 kali sehari. Hasilnya luar biasa. Enam bulan kemudian ia memeriksakan ke dokter, tulangnya menyatu kembali. Susiana juga merasakan khasiat madu. Tekanan darah perempuan 42 tahun itu amat rendah 80/65 mmHg-kadar normal 110/90 mmHg. Ia hanya bisa berbaring seharian karena kepala pusing. Begitulah penyakit darah rendah yang 20 tahun terakhir menghinggapi Susiana.
Susiana berharap kesembuhan dengan mengkonsumsi obat resep dokter. 'Hari ini minum obat, pusingnya baru hilang 3-4 hari kemudian,' kata perempuan kelahiran Madiun 19 Juli 1967 itu. Pada Agustus 2008, Susiana mengkonsumsi 1 sendok propolis-madu 5 kali sehari dengan interval 3 jam. Tiga hari kemudian ia memeriksakan diri ke dokter. Hasilnya sungguh menakjubkan, tekanan darah Susiana normal: 110/90 mmHg.
Komposisi lengkap
Mengapa madu membantu mengatasi osteoporosis? Pasien osteoporosis biasanya kekurangan kalsium. Menurut dr Robert Hatibie, ahli gizi di Jakarta, kalsium madu memperbaiki peristaltik di usus dan lambung sehingga penyerapan kalsium berjalan baik. Konsumsi madu juga menstabilkan tekanan darah. 'Madu mengandung ribuan zat gizi yang sifatnya mudah diserap tubuh,' kata dr Robert Hatibie. Makanya madu menjadi salah satu sumber energi tercepat mirip VCO.
Khasiat madu dan propolis terbukti sejak 2.000 tahun silam. Riset-riset terbaru mendukung ini. Kadar glukosa madu relatif rendah seperti hasil penelitian K. Ratnayani dari Jurusan Kimia Universitas Udayana, Denpasar. Kadar glukosa madu randu 27,13%; madu lengkeng, 28,09%. Bandingkan dengan kadar glukosa gula yang mencapai 80%. Artinya, madu relatif aman bagi penderita diabetes mellitus. Riset terbaru menunjukkan bahwa madu juga bersifat antibakteri. Penelitiannya dilakukan Thomas Henle dari Institut Kimia Pangan, Universitas Teknik Dresden, Jerman.
Sifat antibakteri madu berkat senyawa methilglioksal (MGO). 'Makin tinggi kandungan MGO pada madu, makin tinggi pula aktivitasnya melawan bakteri,' kata Kerry Paul, Presiden direktur Madu Manuka Selandia Baru, kepada Trubus. Uji praklinis madu manuka mengenyahkan bakteri Escherichia coli penyebab diare dan bakteri Staphylococcus aureus penyebab intoksitasi atau keracunan dan berbagai infeksi seperti jerawat, bisul, serta pneumonia.
Bisnis kepercayaan
Beragam produk madu-propolis kini beredar di pasaran. 'Ada sekitar 200 merek madu. Paling banyak produksi yang mengandalkan alam,' kata Bambang Sukartiko, ketua Asosiasi Perlebahan Indonesia.
Bermula dari sarang lebah asal Australia yang diterima pada 1974, lebah mulai diternak. Lebah-lebah itu diternakkan Bambang pada 20 kotak berukuran 40 cm x 45 cm x 25 cm yang menghasikan 20 kg madu. Kini, produksinya mencapai 20 ton madu setahun dari 300 kotak miliknya. 'Jumlah itu masih kurang dibandingkan permintaan Madu Apiari yang mencapai 100 ton madu per tahun,' kata Bambang.
Seiring kebutuhan meningkat, pemalsuan madu pun tinggi. Menurut Bambang hampir 80% dari produk madu yang beredar saat ini bukan madu asli alias diencerkan.
'Madu yang kami produksi sesuai standar nasional,' kata Budi Santoso, produsen Ratu Madu di Bekasi, Jawa Barat. Madu asli biasanya memiliki kadar air sangat rendah. Hal itu mudah dideteksi dengan menumpahkannya secara lurus ke dalam air. Jika madu mudah menyebar artinya kadar air tinggi atau sudah diencerkan.
Cahya Yudi Widianto, produsen madu di Madiun, Jawa Timur, mengembangkan produk madu-propolis yang terbukti efektif menggempur penyakit seperti anemia, demam berdarah, dan kanker di laboratorium Universitas Gajah Mada. 'Bisnis madu adalah bisnis kepercayaan. Dengan pengujian di laboratorium, masyarakat jadi lebih percaya madu bukan cuma menyehatkan tapi juga menyembuhkan penyakit,' kata Cahya.
Berpadu
Cahya tidak hanya mengandalkan madu, tetapi juga menyertakan beberapa produk sampingan lebah seperti royal jeli, propolis, dan serbuk sari lebah untuk pengobatan. Royal jeli atau susu lebah berwarna putih kental dihasilkan kelenjar hipofaringeal lebah perawat.
Kandungan utama royal jeli berupa protein 45%, lemak 13%, gula 20%, aneka garam mineral, dan aneka vitamin (B-kompleks dan E). Selain itu royal jeli juga mengandung hormon gonadotropin, penstimulir organ reproduksi ratu dan pemasakan telur. 'Royal jeli berkhasiat awet muda dan mempermudah mendapatkan keturunan,' kata Bambang.
Sedangkan polen lebah terbentuk dari serbuk sari bunga terpilih yang dikumpulkan lebah pekerja sebagai makanan. 'Konsumsi serbuk sari bunga meningkatkan energi dalam tubuh,' kata Iin Dharmadi dari PT Harmoni Dinamik Indonesia, distributor madu impor. Sedangkan propolis berasal dari getah kulit tanaman yang dikumpulkan lebah perawat dan kemudian dicampur dengan lilin dan air liur lebah.
Propolis melapisi pintu masuk sarang lebah yang berfungsi mensterilkan setiap lebah yang masuk. Propolis kaya antioksidan. Jumlah antioksidan propolis mencapai 9.674 atau 403 kali lebih banyak dibandingkan jeruk dan total fenol 135,68 atau 320 kali dibandingkan apel merah.
Menurut Bambang komposisi ketiga produk perlebahan itu berbeda-beda sehingga fungsinya berlainan. Namun, bukan tak mungkin ketiganya disatukan. Perpaduan royal jeli, madu, dan propolis menjadi penyembuh bagi kanker payudara. Jika madu dikonsumsi rutin sebagai bahan pangan, bukan tak mungkin menjadi obat. Persis seperti kata Aristoteles: jadikan makanan sebagai obatmu. (Vina Fitriani/Peliput: Rosy Nur Apriyanti).
Dua Per Lima Orang Indonesia Berisiko Osteoporosis
Jakarta (ANTARA) - Hasil analisis data risiko Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Departemen Kesehatan menunjukkan, dua dari lima orang Indonesia berisiko mengalami osteoporosis, kelainan yang ditandai berkurangnya massa tulang secara cepat yang membuat tulang keropos dan rapuh.Pada acara puncak peringatan Hari Osteoporosis Nasional yang diselenggarakan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu pagi, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Tjandra Yoga Aditama menambahkan saat ini 41,8 persen laki-laki dan 90 persen perempuan Indonesia memiliki gejala osteoporosis.
"Sedangkan 28,8 persen laki-laki dan 32,3 persen perempuan sudah osteoporosis," kata Tjandra dihadapan ribuan orang peserta senam dan jalan sehat massal untuk mencegah osteoporosis.
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan, osteoporosis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang belakangan menjadi masalah kesehatan di Indonesia sebagai efek dari peningkatan usia harapan hidup dan perubahan gaya hidup.
Menkes Endang Rahayu mengatakan, proses degeneratif yang berlangsung seiring bertambahnya usia tidak bisa dihindari namun harus dijaga agar tidak menimbulkan ganguan fungsi tubuh.
"Yaitu dengan mendeteksi faktor risiko untuk mencegah munculnya gangguan," katanya.
Menurut dia, pencegahan osteoporosis dan penyakit degeneratif yang lain dapat dilakukan dengan memperhatikan kecukupan gizi dan melakukan aktifitas fisik dengan berolah raga secara baik dan teratur paling tidak 30 menit tiga kali seminggu.
Jalan kaki merupakan salah satu pilihan olah raga yang mudah, murah dan risikonya rendah.
"Dan yang tak kalah penting, hindari rokok, alkohol dan narkoba," katanya pada acara yang juga diikuti jajaran pejabat Departemen Kesehatan dan beberapa artis ibukota seperti Ida Kusuma, Widi AB Three, Dewi Rezer dan Marcellino Lefrandt itu.
Lebih lanjut Tjandra menjelaskan, pemerintah berupaya mengatasi masalah osteoporosis dengan membuat panduan pencegahan dan penanganan osteoporosis.
Pemerintah bekerja sama dengan organisasi masyarakat, organisasi profesi dan sektor swasta, kata dia, juga mengampanyekan pencegahan osteoporosis dan meningkatkan intensitas kampanye pada Hari Osteoporosis Nasional yang diperingati setiap tahun sejak tahun 2002.
Tahun ini, kampanye puncak peringatan Hari Osteoporosis Nasional dilakukan melalui kegiatan senam dan jalan sehat massal di 24 kota termasuk Jakarta, Padang, Pekanbaru, Batam, Lampung, Denpasar, Lombok, Surabaya, Maado dan Makassar.
Pola Hidup Sehat Cegah Osteoporosis
Sumber: http://www.sumeks.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=6233&Itemid=12TULANG merupakan penyusun tubuh paling keras yang berfungsi sebagai kerangka yang mendukung dan melindungi jaringan tubuh. Jika tulang tidak dirawat dengan baik dan kurang kalsium akan terkena penyakit osteoporosis.
’’Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan rendahnya masa tulang akibat kalsium dan elemen dari tulang berkurang secara abnormal sehingga tulang menjadi rapuh, keropos dan mudah patah,’’ujar dr H Kgs Junaidi AR SpPD.
Menurutnya, keropos tulang tidak bisa disembuhkan total dan mengembalikan tulang seperti kondisi semula. Namun yang dapat dilakukan adalah mengurangi faktor risikonya. Salah satu upaya pencegahan sedini mungkin dilakukan dengan pembudayaan pola hidup dan pola makan sehat.
’’Pengaturan makanan sangat penting untuk mencegah osteoporosis, yaitu melalui pengkonsumsian makanan dengan gizi seimbang dan memenuhi kebutuhan nutrisi dengan unsur kaya kalsium dan rendah lemak,’’jelas pria murah senyum ini.
Kalsium, terang dokter spesialis penyakit dalam dari RS Pelabuhan Palembang ini sangat berperan penting dalam mencegah osteoporosis. Pasalnya kalsium merupakan faktor dominan terhadap asupan gizi untuk tulang. Kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan untuk menyusun struktur tulang. Asupan kalsium yang cukup sejak dini dapat membantu memperkuat masa tulang dan mengurangi tingkat kehilangan masa tulang pada tahun-tahun selanjutnya ketika mulai menua.
’’Pada usia lanjut, kalsium yang hilang dari tubuh lebih besar daripada kalsium yang diproduksi. Pada penderita osteoporosis kehilangan sekitar 500 mg kalsium,’’ungkapnya.
Lebih jauh Junaidi mengatakan, osteoporosis pada wanita 4 kali lebih tinggi dibandingkan pada laki-laki. Osteoporosis pada laki-laki kebanyakan karena faktor usia lanjut atau alkohol.
Penyakit ini tidak dapat diketahui dalam waktu singkat (silent disease). Pada fase dini, osteoporosis tidak menunjukan gejala sehingga penderita tidak menyadari gangguan yang dialaminya hingga akhirnya menjadi parah dan banyak massa tulang yang hilang sehingga menyebabkan patah-patah tulang.
Osteoporosis yang terjadi pada ruas tulang belakang (vertebrae) mengakibatkan penderita menjadi lebih pendek karena tulang belakang hancur, tubuh juga menjadi bungkuk. Pada sekitar usia 70 tahun, massa tulang belakang atau tulang punggung berkurang sampai sepertiga sehingga mengakibatkan bungkuk dan berkurangnya tinggi badan.
’’Penyakit ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurang aktif bergerak atau tidak berolahraga, rendahnya konsumsi kalsium dan vitamin D, kebiasaan merokok dan minuman beralkohol, soft drink, minum kafein atau kopi yang berlebihan dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan asin dapat meningkatkan risiko osteoporosis,’’ungkapnya.
Pola makan dan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mencegah osteoporosis antara lain mengonsumsi susu tinggi kalsium dan rendah lemak, selain itu juga konsumsi kacang-kacangan lainnya sebagai sumber fosfor, makanan yang tinggi kandungan vitamin D seperti sayuran berdaun hijau gelap.
Tak hanya itu, tambah Junaidi tubuh juga harus cukup mendapat sinar matahari pagi minimal 15 menit sebagai sumber vitamin D, karena vitamin ini dibutuhkan untuk penyerapan kalsium. Hindari minum kopi secara berlebihan karena dapat mengeluarkan kalsium secara berlebihan. kurangi juga softdrink atau minuman ringan karena dapat menghambat penyerapan kalsium.
’’Hindari minuman beralkohol dan rokok pasalnya barang itu dapat menyerap cadangan kalsium dalam tubuh. Yang terpenting lagi adalah melakukan olahraga secara teratur untuk menguatkan tulang dan otot,’’sarannya. (21)
Minum Susu Terlalu Banyak Menyebabkan Osteoporosis
SATU miskonsepsi umum yang terbesar mengenai susu adalah bahwa susu membantu mencegah osteoporosis. Oleh karena jumlah kalsium dalam tubuh kita berkurang seiiring dengan bertambahnya usia, kita diberi tahu untuk minum susu yang banyak untuk mencegah osteoporosis. Namun, ini adalah sebuah kesalahan besar. Minum susu terlalu banyak sebenarnya MENYEBABKAN osteoporosis.
Pada umumnya, dipercaya bahwa kalsium dalam susu lebih mudah diserap daripada kalsium dari makanan-makanan lain seperti ikan kecil, tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar.
Kadar KALSIUM DALAM DARAH manusia biasanya terpatok pada 9-10 mg. Namun, saat minum susu, konsentrasi kalsium dalam darah Anda tiba-tiba meningkat. Walaupun sepintas lalu hal ini mungkn terlihat seperti banyak kalsium telah terserap, peningkatan jumlah kalsium dalam darah ini memiliki sisi buruk. Ketika konsentrasi kalsium dalam darah tiba-tiba meningkat, tubuh berusaha mengembalikan keadaan abnormal ini menjadi normal kembali dengan membuang kalsium dari ginjal melalui urine. Dengan kata lain, jika Anda mencoba untuk minum susu dengan harapan mendapatkan kalsium, hasilnya sungguh ironis, yaitu menurunnya jumlah kalsium dalam tubuh Anda secara keseluruhan. Dari empat negara susu besar -Amerika, Swedia, Denmark, dan Finlandia- di negara yang banyak sekali mengonsumsi susu setiap harinya, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul dan osteoporosis.
Sebaliknya, ikan-ikan kecil dan rumput laut, yang selama berabad-abad dimakan oleh bangsa Jepang dan pada awalnya dianggap rendah kalsium, mengandung kalsium yang tidak terlalu cepat diserap yang meningkatkan jumlah konsentrasi kalsium dalam darah. Terlebih lagi, hampir tidak ada kasus osteoporosis di Jepang selama masa rakyat Jepang tidak minum susu. Bahkan, sekarang, Anda tidak mendengar banyak orang menderita osteoporosis dari mereka yang tidak minum susu setiap harinya. Tubuh dapat menyerap kalsium dan mineral yang diperlukan melalui pencernaan udang kecil, ikan, dan rumput laut.
FAKTA TENTANG SUSU
- Tidak ada makanan lain yang sulit dicerna daripada susu.
- Kasein, yang membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu, langsung menggumpal menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga menjadi sangat sulit dicerna.
- Komponen susu yang dijual di toko telah dihomogenisasi dan menghasilkan radikal bebas.
- Susu yang dipasteurisasi tidak mengandung enzim-enzim yang berharga, lemaknya telah teroksidasi dan kualitas proteinnya berubah akibat suhu yang tinggi.
- Susu yang mengandung banyak zat lemak teroksidasi mengacaukan lingkungan dalam usus, meningkatkan jumlah bakteri jahat, dan menghancurkan flora bakteri dalam usus.
- Jika wanita hamil minum susu, anak-anak mereka cenderung lebih mudah terjangkit dermatitik atopik.
- Minum susu terlalu banyak sebenarnya MENYEBABKAN osteoporosis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar